Laman

Jumat, Mei 10, 2013

Cara Mencegah Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain)

Nyeri punggung bawah atau low back pain sering disebut dengan nyeri boyok atau nyeri pinggang. Ternyata penyebab nyeri boyok adalah kebiasaan posisi tubuh yang salah. Nah berikut ini beberapa hal yang harus kita perhatikan agar tidak terkena nyeri punggung bawah ini.

1. Posisi tubuh ketika  duduk dan menyetir
Bagi pelajar dan orang kantoran hal ini sering diabaikan. Hal yang sederhana ini jika berlangsung lama juga akan menyebabkan ketegangan pada otot dan sendi punggung bawah.Akibatnya akan timbul nyeri dan ketidaknyamanan.

2. Posisi tubuh ketika mengangkat barang dan tidur
Dua hal ini dapat menyebabkan cedera pada sendi tulang dan otot sekitar pinggang. Ketika mengangkat barang, usahakan tulang belakang tetap lurus dan ketika membawa barang, dekatkan dengan tubuh. Hal ini untuk menhindari pembebanan berlebihan di sendi dan otot sekitar tulang belakang. Ketika tidur selalu gunakan bantal yang disisipkan dibawah lutut atau leher.


Nah itulah tips sederhana untuk menghindari nyeri punggung bawah (low back pain). Simpel tetapi perlu kekonsistenan dalam melakukannya. Yang jelas, lebih baik mencegah daripada mengobati :D

Awas, Ternyata Penis Bisa Mengecil!!

Tahukah anda bahwa penis seseorang bisa mengecil ukurannya? Ternyata bisa!! Saya juga baru tahu ketika iseng googling. Beberapa hal dapat menyebabkan ukuran penis menjadi lebih kecil ketika ereksi. Kapan dan apakah penyebabnya? Nah inilah hasil investigasinya...

1. Seiring bertambahnya usia penis menjadi semakin kecil
Hal ini terjadi karena terhambatnya aliran darah ke penis karena proses penyempitan pembuluh darah (atherosklerosis). Penyempitan ini membuat darah yang mengalir ke jaringan penis tidak maksimal, akibatnya ya ukurannya menjadi lebih kecil dari biasanya. Selain itu usia tua juga membuat jaringan penis tidak elastis, sehingga ketika terisi darah tidak mengembang maksimal. Nah kedua hal ini alami pada orang tua karena proses degeneratif yang timbul perlahan, tapi bisa dipercepat oleh faktor-faktor lain seperti merokok, kegemukan sehingga kolesterol darah meningkat, diabetes dan lainnya. Seberapa kecil jadinya? Sebenarnya juga tidak terlalu drastis, misalnya saat usia 30-an ukuran penis 15 cm maka bisa jadi saat usia 60-70an menjadi 13 atau 14 cm.


2. Kegemukan menyebabkan penumpukan lemak disekitar penis
Pria yang obes, terjadi penumpukan lemak di seluruh tubuh termasuk di sekitar alat kelamin. Bila tingkat obesitas sangat parah, akan banyak sekali lemak yang mengumpul di sekitar penis. Akibatnya penis menjadi "terbenam", sehingga ukurannya "tampak kecil". Karena ukuran penis tidak sebenarnya mengecil maka kalau sudah tidak obesitas ukuran akan kembali seperti semula.


Jadi, kuncinya adalah menjaga agar aliran darah tetap lancar ke jaringan penis dan menghindari kegemukan. Gaya hidup sehat misalnya tidak merokok, rajin berolahraga dan makanan tidak berlebihan berefek juga ke ukuran penis. Ya setidaknya ukuran penis tidak menyusut sebelum waktunya.

Kamis, Mei 09, 2013

Memilih Alas Tidur Yang Sehat

Alas tidur yang sehat adalah alas yang tidak terlalu keras tetapi juga tidak terlalu empuk. Jadi ketika tubuh berada di atasnya akan ada yang menopang dan kontur tulang belakang tetap terjaga. Alas tidur yang tidak tepat ternyata menyebabkan keluhan-keluhan nyeri pinggang dan leher. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai alas tidur.


Alas tidur terlalu empuk
Pada awalnya sangat nyaman namun setelah beberapa lama akan menyebabkan nyeri dan kekakuan pada pinggang dan leher. Badan malah seperti ditekuk-tekuk. Berlaku juga bagi alas tidur yang busa bagian tengah "sudah kempes" jadi ketika tidur terlentang bagian pantat akan menekuk. So, jika pagi hari nyeri punggung ketika tidur di tempat tertentu bisa jadi memang alas tidurnya tidak cukup menunjang kontur tubuh.

Alas tidur terlalu keras
Pernahkah tiduran di lantai beralaskan karpet/tikar, dan ketika bangun badan sakit semua? Yup, lantai adalah contoh alas tidur yang kurang bagus karena terlalu keras. Selain karena bagian tubuh tertentu tertekan sehingga aliran darah tidak lancar, posisi tulang belakang juga tidak lurus. Akibatnya otot dan tulang akan tegang dan nyeri.

Jadi pilihlah yang nyaman sekaligus sehat, yang tidak terlalu empuk juga tidak terlalu keras. Contohnya ya kasur kapas, kasur busa, spring bed yang masih baru beli hehe...

Posisi Tidur Ketika Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain)

Nyeri punggung bawah atau low back pain adalah jenis nyeri pada bagian pinggang belakang yang sering terjadi. Termasuk saya sendiri. Awalnya karena terlalu semangat sit-up agar perut rata, tapi malah timbul cedera otot pinggang dan jadi nyeri. Nyeri ini mudah kambuh setelah duduk dan tidur dalam posisi tertentu. Ya kata orang awam karena salah posisi tidur. So, saya berinisiatif mencari tahu posisi tidur yang baik bagi penderita nyeri pinggang kambuhan..



1. Posisi Terlentang 
Selipkan bantal di bawah lutut ketika tidur posisi terlentang. Hal ini untuk pertahankan kontur tulang belakang dan agar otot di punggung lebih rileks,

2. Posisi Miring
Selipkan bantal di antara kedua tungkai dan dikepala ketika tidur dengan posisi miring dengan lutut ditekuk. Tujuannya sama, agar otot-otot daerah pinggang tidak tegang.




3. Ketika Beranjak Bangun dari Posisi Tidur
Jangan beranjak bangun langsung dari posisi terlentang karena akan memperberat atau mencetuskan nyeri. Sebaiknya miring dahulu, kemudian dengan tangan menyangga berubah posisi jadi duduk. Setelah duduk beberapa waktu untuk memantapkan posisi pinggang kemudian baru berdiri. Hindari gerakan yang tiba-tiba dan memutar pinggang (bending).

Posisi tidur tersebut dapat mencegah atau mengurangi nyeri punggung bawah lho. Silahkan memilih antara posisi terlentang atau miring. Tips ini sudah saya coba dan cukup berhasil. Saya pribadi lebih nyaman tidur miring :D